-->

Sepakati Beberapa Aturan, Aplikasi Tik Tok Kembali Bisa Digunakan

Hasil gambar untuk tik tok 


Setelah sempat diblokir beberapa lama, aplikasi TikTok yang sangat digemari anak muda di Indonesia akhirnya bisa kembali beroperasi. Kementerian Komunikasi dan Infomatika (Kemkominfo) telah memberikan izin beroperasi kepada layanan Tik Tok, tentu dengan catatan tertentu.

Salah satu yang diungkapkan oleh Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo Samuel Abrijani Pangerapan, Tik Tok telah melakukan beberapa langkah, salah satunya memberikan komitmen menyediakan konten-konten edukasi kepada anak muda khususnya di Indonesia. Samuel juga mengatakan bahwa pihak Tik Tok memberikan respon yang cepat terhadap isu ini, dan dengan segera membersihkan konten-konten yang bersifat negatif.


Tak cukup di sana, Tik Tok juga berjanji untuk menetapkan standar bagi komunitas baru di Indonesia, salah satunya memakai bahasa lokal. Kemudian, perusahaan juga bakal membenamkan fitur keamanan dan kecerdasan buatan untuk melakukan filter terhadap konten-konten yang dilarang. Bahkan, perusahaan asal Tiongkok itu juga sudah menyiapkan portal komunikasi khusus untuk pemerintah Indonesia yang bisa dipakai untuk mengirimkan keluhan dan juga laporan terkait  layanan secara langsung.

Poin terpenting yang disepakati antara Tik Tok dan pemerintah Indonesia adalah soal batasan usia penggunanya. Berdasarkan hasil pertemuan dengan Kementerian Komunikasi dan Infomatika (Kemkominfo), didapat kesepakatan terbaru, batas usia pengguna yang boleh memakai Tik Tok menjadi 13 tahun, bukan 16 tahun seperti yang diberitakan sebelumnya. Batasan ini juga diterapkan ke layanan media sosial seperti Facebook.


 Lalu, bagaimana dengan pemakai Tik Tok yang belum menginjak usia 13 tahun? Menurut Samuel, mereka tetap bisa menggunakan aplikasi, namun harus memperoleh izin dan dalam pengawasan kedua orang tuanya. Artinya, ketika pengguna mendaftarkan akun baru, orang tua harus mengisi form yang diberikan. Tanpa itu, pengguna tidak boleh memakai Tik Tok. Implementasinya memang terbilang rumit, oleh karena itu pihak Tik Tok akan menggunakan teknologi pengenal wajah guna mengetahui usia calon penggunanya.