Perusahaan semikonduktor kenamaan dunia, Qualcomm baru saja mengumumkan chipset Snapdragon Wear 2500 setelah vakum selama dua tahun. Namun, chipset baru ini tidak dimaksudkan untuk jam tangan pintar biasa. Melainkan dirancang untuk menahkodai jam tangan khusus anak-anak.
Ini juga merupakan chipset pertama yang diumumkan oleh Qualcomm setelah peluncuran Snapdragon Wear 2100
pada bulan Februari 2016 silam. Menurut postingan di situs resmi
Qualcomm, Wear 2500 menawarkan masa pakai baterai yang lebih panjang dan
pusat sensor terintegrasi dengan pra- algoritma yang dioptimalkan,
pelacakan lokasi hemat energi dan mode 4G LTE generasi kelima.
Dengan chipset ini, pabrikan dapat menghadirkan perangkat yang membantu anak-anak agar terus terhubung dengan anggota keluarga, belajar dan mendapatkan akses secara mudah ke konten multimedia sembari bermain dan bersenang-senang setiap hari. Perangkat dengan chipset ini dirancang untuk mengonsumsi daya seminimal mungkin, dengan masa pakai baterai hingga 14% lebih lama di kedua mode aktif dan siaga dibandingkan generasi terdahulu. Hal ini dimungkinkan berkat beberapa tambahan baru termasuk Wearable PMIC, RF Front End (RFFE), mesin lokasi, arsitektur streaming Bluetooth, serta optimisasi perangkat lunak prosesor dan modem.
Dengan chipset ini, pabrikan dapat menghadirkan perangkat yang membantu anak-anak agar terus terhubung dengan anggota keluarga, belajar dan mendapatkan akses secara mudah ke konten multimedia sembari bermain dan bersenang-senang setiap hari. Perangkat dengan chipset ini dirancang untuk mengonsumsi daya seminimal mungkin, dengan masa pakai baterai hingga 14% lebih lama di kedua mode aktif dan siaga dibandingkan generasi terdahulu. Hal ini dimungkinkan berkat beberapa tambahan baru termasuk Wearable PMIC, RF Front End (RFFE), mesin lokasi, arsitektur streaming Bluetooth, serta optimisasi perangkat lunak prosesor dan modem.
Di sektor grafis, chipset
ditopang oleh Adreno GPU dengan inti prosesor Cortex-A7 yang memiliki
performa tinggi. Konfigurasi ini memungkinkan perangkat melahap RAM
hingga 512MB.
Dengan Snapdragon Wear 2500 ini,
Qualcomm menargetkan chip untuk anak-anak yang belum cukup umur untuk
memiliki smartphone tetapi membutuhkan fungsionalitas dasar ponsel dalam
bentuk yang lebih mungil, dan tetap terhubung ke orang tua. Pengguna
bahkan dapat melakukan panggilan video atau suara dan membayar secara
digital berkat tambahan chip NFC aman generasi NXP.
Qualcomm mengklaim telah menggandeng lebih dari 10 OEM dan 10 operator di lebih dari 10 negara untuk smartwatch berbasis Wear 2500 baru ini.