Kamera format persegi analog pertama dari Fujifilm
akhirnya resmi diumumkan. Fujifilm memperkenalkan Instax Square SQ6,
kamera film instan seharga $130 yang dirancang untuk membuat film 1:1.
Bagi Fujifilm, SQ6 merupakan kamera persegi kedua setelah sebelumnya
mereka sudah meluncurkan SQ10 tapi seri pertama tersebut merupakan model
pertama kamera digital hybrid.
Fujifilm Instax Square SQ6 dilengkapi dengan sistem flash yang secara otomatis menghitung kecerahan ambient guna menyesuaikan kecepatan shutter (dari 1.6s ke 1/400s) sehingga mampu mengekspos subjek dan latar belakang, bahkan dalam pengaturan redup.
Untuk menjawab kebutuhan kekinian,
kamera SQ6 ini juga dilengkapi mode selfie yang juga secara otomatis
menyesuaikan fokus dan kecerahan saat pengguna membidik foto diri
sendiri. Cermin kecil di sebelah lensa membantu Anda memposisikan diri
di dalam bingkai. Kameranya sendiri menangkap gambar 2,4 inci
mengandalkan lensa 65,75mm yang dibangun dari dua elemen.
Selain itu Instax Square SQ6 juga dilengkapi dengan fitur timer, makro untuk memotret subjek dari dekat, double exposure
yang bekerja secara unik menyatukan dua gambar ke dalam satu foto dan
tentunya mode lansekap untuk mengabadikan pegunungan, pantai atau
landmark.
Body kamera dirancang dalam bentuk
persegi dengan balutan warna putih mutiara, emas memerah dan abu-abu
grafit. Fujifilm juga menyematkan jendela bidik optik untuk memudahkan
tangkapan lensa dan terakhir sebuah baterai lithium CR2/DL sebagai nyawa
perangkat. Di waktu yang sama Fujifilm juga mengumumkan Instax Square
hitam, film instan yang menggunakan border berwarna hitam, bukan putih
seperti biasa.
Fujifilm Instax Square SQ6 akan dijual mulai 25 Mei dengan banderol seharga $ 130.